Republik Twitter sebuah film Original,Lucu dan Menyegarkan

 

 

 

 

 

 

 

Apa yang membuat film enak di tonton dan bagus? kalau menurut saya, jalan cerita yang ngga bertele-tele, gambar bagus dan pemain yang bermain dengan natural. Dan film Republik Twitter karya sutradara muda Kutz Agus ini bisa di bilang memiliki semua unsur diatas. Opening grafisnya yang menarik di awal film dan beberapa tampilan animasi dalam filmnya yg membuat film ini menjadi lebih segar.

Untuk soundtrack sendiri, rasanya sudah tepat untuk memilih Ipang Lazuardi dan sebuah band baru yang bernama Potenzio, simak saja ketika scene di mana Sukmo yang di perankan dengan bagus oleh Abimana Arysatya yang sedang  “galau” dengan seorang wartawati bawel Dyah Hanum yang di perankan dengan apik oleh Laura Basuki, lagu ipang yang berjudul Jatuh Hati begitu pas meresap dalam scene itu.

Sutradaranya sendiri Kuntz Agus tahu, gimana mendirec pemainnya dengan bagus dan menyampaikan kepada para penonton  karakter sukmo dan dyah hanum ini beserta dengan konflik-konfliknya, tapi sayang konflik yang ada di film ini sedikit terlalu gampang teselesaikan, tapi hal tersebut tidak mengurangi inti cerita film itu sendiri.

Secara keseluruhan cerita yang di tampilkan dalam Republik Twitter ini ngga jauh beda dengan kehidupan kita sehari-hari sebagai pengguna twitter, di sajikan dengan sangat menarik yang akan membuat kita tersenyum sendiri. Diceritakan dalam film ini, seorang mahasiswa tingkat akhir di Jogja sukmo yang jatuh hati pada seorang wartawati yang bernama dyah hanum di Jakarta. Dan mereka berjanji untuk bertemu di Jakarta, disini lah di mulai segala macam kelucuan, kepolosan sukmo untuk bertemu “kopi darat” dengan orang yang di kenalnya di twitter. Banyak hal penting yang bisa kita dapat dalam film ini, bagai mana sebuat twitter bisa menjatuhkan seseorang ataupun sebaliknya, bisa membuat orang terkenal.

Penampilan para pemain baru di film ini juga cukup bagus dan natural, seperti Ben Kasyafani yang berperan sebagai Andre, Enzi Storia dan Jennifer Arnelita, dan tentunya pemain senior Tio Pakusadewo yang bermain walau scenenya sedikit tetap menunjukan akting yang berkelas sebagai Kemal Pambudi.

Film ini sendiri akan rilis pada tanggal 16 Februari di seluruh bioskop Indonesia, rasanya sayang untuk melewatkan film yang original dan menarik ini ditengah sebuah film dengan tema – tema hantu. Seorang sutradara bagus dan berbakat biasanya berawal dari sebuah film pendek, dan itu sudah terbukti dengan beberapa sutradara yang membuat film pendek, ketika membuat film panjang, hasilnya sangat memuaskan. Sepertinya film Indonesia sudah harus lebih berkarya dengan ide-ide yang original dan dengan tema-tema yang lebih segar, tidak melulu itu-itu saja. Jodie

http://www.megindo.net/news/Cinemags/republik-twitter-original-lucu-menyegarkan/161f4f2d69b7cf05682b8913513daeff/

Advertisements