Senin pagi di bulan Februari

Senin pagi ini, jakarta di guyur hujan ketika saya hendak berangkat kerja. Ipod sudah siap dengan lagu-lagu yang memberi semangat untuk mengalahkan hujan dan tidak termanja dengan “hari kejepit” yaa, karena hari ini adalah hari kejepit l dimana besok selasa adalah hari libur. Tapi sayang sebuah keadaan di pagi itu membuat saya musti mampir sebentar ke sebuah bengkel kecil tidak jauh dari tempat tinggal saya, seorang pria di bengkel itu menghampiri saya dan berkata bahwa, ban saya bocor bukan kempes. Sambil memperbaiki ban saya ia bercerita tentang sedikit kehidupannya. Bahwa ia dulu pernah memiliki usaha sebuah bengkel yang besar, tidak sekecil dan sepetak bengkel yang sekarang. Di tahun 2000 ia bangkrut akibat seringnya ia bermain judi, sebuah cerita yang klise memang. Di tinggal istri kabur dengan orang lain dan menikah adalah salah satu derita yang ia rasakan.Bukan masalah dia kalah judi atau bangkrut, tapi karena istrinya lebih memilih kabur dengan pria yang lebih ber materi dari dia. Mempunyai bengkel yang gede dan keluarga yang harmonis pernah ia rasakan, tapi sekarang yang ia rasakan adalah berharap ada satu atau dua mobil, motor yang mampir ke bengkelnya untuk sekedar isi angin ataupun memperbaiki mesin.Kehidupan kadang ada diatas, kadang ada di bawah tergantung kita mengaturnya, selebihnya adalah urusan Tuhan yang tidak pernah kita ketahui. Hari ini adalah berkah, Besok adalah misteri

Advertisements